Women's Fiction

Review The Purpose Of Life Karya Alnira : Sudah Tepatkah Tujuan Hidupmu?

Review The Purpose Of Life Karya Alnira – Sudah Tepatkah Tujuan Hidupmu? Riley Anderson, pemuda Australia yang sepanjang hidupnya tidak pernah susah, berwajah tampan, bergelimang harta, dan memiliki keluarga yang amat mencintainya. Meskipun demikian, Riley tetap merasa ada ruang hampa di dalam hatinya. Menurutnya ada yang salah dengan tujuan hidupnya. Sesuatu yang sekuat apapun dia mencari, tapi tetap tidak menemukan jawabannya.

Shafana Kanzia Nadhifah, seorang muslimah muda yang sedang berada di persimpangan jalan. Isi kepalanya dipenuhi dengan begitu banyak pertanyaan tentang agamanya sendiri. Ia tengah ragu atas keyakinannya. Ia pun sedang dalam pencarian. Keduanya bertemu, dan keduanya saling bertukar isi kepala.

Judul : The Purpose Of Life

Penulis : Alnira

Penerbit : Wahyu Qolbu

Tahun terbit : 2018

Tebal : viii + 324 halaman

Harga : Rp 65.000

“Hidup itu memang membutuhkan ilmu, seperti ilmu matematika, biologi, fisika, kimia, ekonomi, dan sebagainya. Tapi, yang utama itu ilmu agama.”  – Halaman 12

Rasanya udah seabad nggak update. Gimana nih kabarnya? Tinggal menghitung hari maka kita akan tiba di pergantian tahun. Dan sebagai penutup bulan ini, aku bakal mengulas beberapa novel yang sedang hangat diperbincangkan di dunia pe-review-an. Kali ini ketemu sama karya Kak Alnira. Adakah penggemar karyanya di sini? Jika biasanya Kak Al menulis kisah romance di wattpad, kali ini Ia menyuguhkan sesuatu yang berbeda, The Purpose Of Life hadir dengan napas religi. Aku agak surprise dengan genre ini, apalagi tema yang diangkat benar-benar full religi dari awal sampai akhir. Banyak hal seputar kehidupan manusia yang dibahas dan didasarkan pada Al Quran, sunnah Rosul dan hadist. Untuk lebih lengkapnya mari simak apa saja yang membuat kamu harus baca novel ini.

Setting Cerita

Awal kisah dimulai ketika Shafa melakukan perjalanan ke Kuala Lumpur selepas menyelesaikan skripsi. Niat awal yang hanya liburan melepas penat menjadi jalan dakwah kecil-kecilan ketika Shafa bertemu dengan Riley. Penulis menjelaskan Kuala Lumpur sangat detail sehingga mudah dibayangkan oleh pembaca.

“Saat ini, Palembang sedang disibukkan dengan pembangunan proyek LRT yang harus diselesaikan sebelum pergelaran ASIAN Games.” Hal. 89

Selanjutnya, penulis membawa pembaca untuk menyelami kota Palembang. Ada banyak tradisi dan kebudayaan yang penulis sampaikan secara detail. Mulai dari makanan khas, tempat wisata, hingga kebiasaan masyarakat Palembang. Secara tidak langsung, penulis mengangkat kebudayaan Palembang untuk diketahui masyarakat luas.

Sekilas Tentang The Purpose Of Life

Selepas pertemuan Shafa dan Riley di Kuala Lumpur, Riley setuju untuk ikut pulang ke Palembang. Padahal, sebelumnya Riley cukup trauma dengan Indonesia karena ada hal yang menyakitkan terjadi beberapa tahun silam. Namun setelah mendapat penjelasan singkat dari Shafa bahwa kejadian itu adalah ulah pihak-pihak yang ingin memecah belah umat, dan demi mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaannya, Riley mengesampingkan rasa traumanya itu.

Sesampainya di Palembang, Riley disambut baik oleh keluarga Shafa. Di kota Pempek ini, ia belajar agama seputar kebenaran firman Allah, kehidupan manusia, dan masih banyak lagi. Lalu apakah setelah Riley mendapatkan jawaban atas keraguannya selama ini, hidayah itu akan datang? Namun mengapa kemudian secara tiba-tiba ia meninggalkan Palembang? Bagaimana dengan Shafa?

Karakter

Karakter utama dalam novel ini adalah Shafana Kanzia Nadhifah, seorang muslimah masa kini yang tertarik dengan hal-hal baru. Shafa pernah bertanya-tanya tentang agamanya, dan dari pertanyaan itulah ia dicap lemah iman. Padahal, niat Shafa hanya ingin mengetahui lebih dalam tentang Islam. Shafa merasa beruntung ketika ia dipertemukan dengan orang-orang tepat yang bisa memahami keingintahuannya.

Lalu ada Riley Anderson. Dia agnostik, yaitu sikap yang meragukan keberadaan Tuhan. Mereka tidak bisa secara pasti mengatakan bahwa mereka percaya atau tidak percaya akan keberadaan Tuhan. Riley sering bertanya-tanya, siapa sebenarnya yang menciptakan langit dan bumi? Mengapa ada sistem yang berjalan teratur setiap hari seperti pergantian malam dan siang? Apakah itu hanya karangan manusia biasa?

Kisah ini terasa semakin lengkap dengan kehadiran keluarga besar Shafa yang saling membantu untuk memperdalam ilmu agama.

Plot dan Sudut Pandang

Novel ini menggunakan alur maju dengan sudut pandang orang ketiga serba tahu. Ada banyak sisipan dalil, hadist, dan riwayat kehidupan Rosulullah yang semakin memperkuat kisah di dalamnya. Novel ini juga mengangkat hal-hal yang mungkin bagi kita adalah hal sepele, tetapi setelah ditelaah lebih jauh, itu merupakan sebuah kesalahan yang sudah menjadi kebiasaan. Misalnya nongkrong di akun gosip atau membicarakan keburukan tetangga. Hayoo yang masih juga ghibah, mari dikurangi.

Gaya penulisan

Penyajian novel ini dibuat cukup menarik dengan adanya kalimat quotable di setiap babnya. Bahasa yang digunakan ringan, khas sehari-hari. Meski novel ini penuh ilmu agama, namun penulis tidak terkesan menggurui. Kita bisa sama-sama belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Kapan lagi bisa belajar sekaligus menyegarkan otak, iya kan?

The Purpose Of Life cocok dibaca untuk siapa saja, terutama bagi mereka yang sedang ragu akan jati dirinya dan ingin memperdalam ilmu agama. Tapi mungkin novel ini agak kurang tepat bagi kamu yang merasa cepat bosan, karena sebagian novel ini berisi tentang pembahasan ilmu, bukan kisah tokoh-tokoh didalamnya. Aku juga merasa ada hal-hal yang belum terjawab dalam novel ini, dan semoga aku menemukan jawabannya dilanjutan seri berikutnya tahun depan. Insya Allah, semoga penulis bisa melanjutkan dakwah lewat karyanya.

Ada banyak hal yang akan kamu dapatkan lewat novel ini, terutama untuk berbenah diri menjadi lebih baik dengan mencontoh kehidupan Rasulullah SAW.

Nah, bagaimana tertarik juga untuk belajar memperdalam agama? Biar makin mantul, yuk simak kutipan-kutipan berikut:

“Kalau saya memandang agama adalah sesuatu yang bisa memanusiakan manusia.” Hal. 58

Banyak hal yang diatur oleh agama dan ituah yang seharusnya membuat hidup manusia lebih tertata bukan justru memecah belah umat.

“Saya cuma mau bilang, kalau yang membuat kesalahan itu individunya, jangan ikut menyalahkan agamanya.” Hal. 79

Dialog tersebut berhubungan dengan kebencian Riley terhadap Islam dan rasa traumanya pada Indonesia.

“Untuk dirimu yang sedang mencari jati diri, langkahkan kakimu untuk memperbaiki diri. dekatkan dirimu kepada Sang Illahi. Kelak kau akan temukan jawabannya di hati. Jangan pernah berhenti. Sampai Allah mengatakan, sudah waktunya kembali.” Hal. 266

Masya Allah, sungguh kalimat yang menyejukkan sanubari. Yuk, mari sama-sama berbenah diri untuk hidup yang lebih baik.

Profil Penulis

Review The Purpose Of Life Karya AlniraAlnira adalah nama pena dari penulis yang lahir di Palembang. Cita-citanya saat kecil pernah ingin menjadi seorang da’i. Wah semoga bisa tercapai ya Kak. Karya-karyanya sudah banyak yang terbit baik secara indie maupun mayor. Penulis juga jago lho membuat tokoh yang loveable banget, Mas Sakha misalnya. Wkwk

Untuk melihat karya penulis yang lain bisa dikunjungi lewat Wattpad Alnira03. Dan untuk kamu yang kepo dengan keseharian penulis bisa banget kepoin akun IG nya di @alnira_03. Kak Al sering lho buka sesi diskusi dan sharing seputar kehidupan. Yuk segera meluncur…

Karakter, Plot, Cerita

The Purpose Of Life cocok dibaca untuk siapa saja, terutama bagi mereka yang sedang ragu akan jati dirinya dan ingin memperdalam ilmu agama. Tapi mungkin novel ini agak kurang tepat bagi kamu yang merasa cepat bosan, karena sebagian novel ini berisi tentang pembahasan ilmu, bukan kisah tokoh-tokoh didalamnya. Aku juga merasa ada hal-hal yang belum terjawab dalam novel ini, dan semoga aku menemukan jawabannya dilanjutan seri berikutnya tahun depan. Insya Allah, semoga penulis bisa melanjutkan dakwah lewat karyanya.

Tags
Show More

randombooks

Ani Widihastuti juga dikenal “randombooks_” . Kerap disapa Ani. Lahir di Kebumen, 22 September 1997. Saat ini masih tercatat sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta jurusan Manajemen.
Mempunyai hobi membaca, makan dan tidur. Sesekali menulis jika sedang dalam mood baik. Bisa disapa melalui akun facebook Ani Widihastuti, Instagram @randombooks_ sebagai akun bookstagram dan instagram pribadi @andisti_
Salam bahagia semua!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close