Bestseller

Review Best Friend’s Bakery : Sugar & Spice Karya Linda Chapman

Best Friend's Bakery : Sugar & Spice By Linda Chapman

Review Best Friend’s Bakery : Sugar & Spice Karya Linda Chapman – Ini adalah salah satu buku yang cantik dan lezat serta dibuat khusus untuk anak-anak yang berusia 8 tahun lebih. Bisa jadi ini pilihan buku yang sangat bermanfaat untuk membantu anak mengerti tentang cerita persahabatan, keluarga, kue, usaha dan kasih sayang. Buku yang berjudul Sugar & Spice ini adalah seri pertama dari Best Friend’s Bakery. Beberapa seri yang lain yang ditulis oleh Linda Chapman, adalah:

  • Best Friends’ Bakery: A Spoonful of Secrets (Buku 2)
  • Best Friends’ Bakery: Cupcakes and Contests (Buku 3)
  • Best Friends’ Bakery: Birthdays and Biscuits (Buku 4)

Dan buku ini baru saja terbit tanggal 31 Januari 2018 oleh penerbit Mnc. Jika Anda ingin mencari sebuah fiksi yang membawa pengaruh baik untuk anak, maka ini bisa menjadi salah satu teman anak Anda. Tentunya Anda bisa lebih yakin setelah membaca review Review Best Friend’s Bakery : Sugar & Spice Karya Linda Chapman berikut ini.

Cover Buku

Pertama kita akan membahas mengenai cover buku. Menurut saya cover ini sangat menarik dan lezat. Perpaduan warna yang sempurna untuk menegaskan judul, gambar yang menarik minat anak dengan visual yang lengkap. Buku juga dilengkapi dengan ilustrasi oleh Kate Hindley sehingga membuat anak lebih semangat untuk membaca fiksi. Dan bayangan anak 10 tahun yaitu Hannah Hallet, membaca sebuah nampan berisi 7 buah cup cake yang lezat. Hal yang lebih menarik lagi, Anda juga bisa mengajari anak untuk mencoba resep cup cake dari toko ibu Hannah.

Sinopsis

Kehidupan Hannah Hallet, gadis sepuluh tahun yang gemar membuat kue, berubah. Ibunya menikah lagi, dan kini Hannah memiliki ayah dan adik kembar baru! Mereka pindah ke kota kecil Ashingham agar ibunya bisa mewujudkan impiannya: membuka toko roti! Hannah ikut senang dan ia amat menyukai toko roti yang dinamai Sugar & Spice Bakery itu. Namun toko roti itu tak cukup sukses di awal-awal pembukaannya.

Perut Hannah juga mulas setiap kali memikirkan sekolah barunya, dan teman-teman baru yang akan ditemuinya… kalau ada! Selain itu, Hannah juga harus menyesuaikan diri dengan kehidupan bersama keluarga barunya. Mampukah Hannah mengatasi semuanya dan membuat Spice & Sugar Bakery sukses? Inilah kisah hangat tentang keluarga dan persahabatan, juga tentang kue dan roti!

Bagian Paling Menarik

  • Hannah Hallet yang baru berusia 10 tahun harus ikut merasakan perubahan besar dalam keluarganya. Ibunya menikah lagi dan kemudian melahirkan anak kembar laki-laki. Hannah belajar untuk bisa menjadi keluarga besar. Awalnya Hannah hanya berdua dengan ibunya. Jadi saya pikir ini pasti sulit untuk anak yang baru berusia 10 tahun.
  • Mereka pindah ke kota Ashingham dan ini adalah kota yang berbeda karena termasuk kota kecil. Awalnya Hannah sangat bersemangat tapi Ia juga merasa sangat cemas. Bukan masalah harus bersama keluarga besar yang baru tapi juga ketika Hannah harus pindah di pertengahan tahun kelas 6. Nah, bagi yang sudah menjadi ibu dan ayah,pasti paham khan ketakutan dan kecemasan anak. Hannah juga mengalami hal yang sama, bahkan Ia selalu merasa sakit perut ketika membayangkan siapa temannya di sekolah baru nanti.
  • Ibu Hannah membuka toko cup cake yang bernama Spice & Sugar Bakery. Hannah sudah tahu bahwa itu tidak akan mudah. Dan ini juga bagian yang sangat sulit bagi anak-anak. Lalu bayangkan seperti apa sibuknya ibu Hannah, harus mengurus keluarga dan membuka toko kue. Hasilnya cukup buruk saat baru dibuka. Tapi ibu Hannah selalu mengajari Hannah untuk berusaha keras supaya toko kue ini bisa sukses.
  • Dan seperti judulnya kehidupan Hannah benar-benar seperti rasa Spice (rempah-rempah) dan Sugar (gula). Terkadang itu pedas, pahit dan menyakitkan tapi juga adakalanya manis. Seperti ketika Hannah harus membantu agar toko kue bisa muncul di TV, cara untuk mendapatkan beberapa dana tambahan dan kisah lainnya.
  • Bagian yang paling lengkap dari cerita ini adalah kisah-kisah Hannah yang mengalami kesulitan dan masalah dengan toko kue ibunya, persahabatan, bagaimana Hannah harus belajar bersabar, ketika Hannah ingin sukses maka itu harus dengan kerja keras dan Anda bisa menikmati semua cerita tentang memanggang kue.

Bagian Kurang Menarik

Jika mengikuti cerita Hannah dari awal rasanya memang sulit untuk melihat celah kekurangan buku ini. Semua bagian bisa membuat kita senang, sedih dan sedikit tersedak juga (- kalau Anda baca buku sambil makan cup cake tapi tidak bawa air minum). Jadi bagian yang kurang menarik adalah ketika saya kehilangan ide tentang, mengapa anak 10 tahun seperti Hannah bekerja sangat keras agar sukses. Tentu saja Hannah melakukan itu untuk ibu dan keluarga barunya dan itu juga membuat Hannah merasa senang. (Oke, jujur saya tidak menemukan kekurangan dari cerita ini dan sebenarnya hal yang sudah saya sebutkan juga tidak bisa disebut kekurangan). Justru ini bisa membuat kita merasa saat melakukan sesuatu dan tidak bisa bekerja keras sehingga tidak sukses.

Mengapa Cerita Ini Baik Untuk Anak dan Orang Tua?

  • Setiap cerita dalam buku ini sudah dibagi dalam setiap Bab sehingga sangat mudah untuk mengikuti cerita. Jangan khawatir karena anak Anda pasti akan senang membaca dan tidak merasa terlalu berat atau tebal.
  • Jika Anda memiliki kebiasaan membaca buku dengan anak maka ini buku pilihan yang tepat. Ada beberapa bagian yang bisa dijadikan bahan diskusi dengan anak. Ini juga penting untuk memberi perhatian moral pada anak.
  • Ilustrasi yang ringan tapi sangat menarik untuk anak. Kosa kata juga tidak terlalu rumit untuk anak jadi mudah dipahami.

Info Buku

Halaman     : 208

Terbit           : Jan 31, 2018

ISBN            : 9786024287719

Penerbit       : Mnc

Berat            : 0.150 kg

Dimensi        : 13.2 cm x 20 cm

Harga           : Rp. 59.000,-

Review saya

Cerita anak yang layak untuk orang tua, isi cerita yang bisa dijadikan pelajaran moral untuk anak dan kisah untuk tidak mengenal putus asa. Sayang jika dilewatkan,,,

Tags
Show More

Artrias Setiawan

Mengaku orang yang tidak bisa melewatkan membaca, senang berbagi hal-hal baru tentang buku. Tidak bisa membaca buku tanpa kopi tapi sedang berusaha melupakan kafein. Bercita-cita mengunjungi perpustakaan di seluruh dunia dan senang berlibur sambil membawa buku ke jalan, pantai atau gunung. Menulis untuk blog, media online, perusahaan e-commerce dan bisnis start up. Pembaca buku, menulis review buku, dan senang jika Anda berkunjung ke toko buku kami. Lebih dekat dengan saya di:

Email: artriasnana@gmail.com
Twitter: @artriassetiawan
Instagram: @artriassetiawan

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close